Ini bukan soal nasionalisme tapi kalau harus nonton TV enggak jelas gambarnya ya siapa yang mau. Iya kan Sobat Teen? Hehehe
Warga Indonesia di wilayah perbatasan Kecamatan Sebatik Kabupaten Nunukan Kalimantan Timur kesulitan menyaksikan pertandingan sepak bola Piala Eropa 2012 melalui saluran tivi nasional. Jadi mereka terpaksa menyaksikan pesta olahraga itu melalui televisi Malaysia. Salah satu warga penggila bola di Sebatik, Wahyu menyayangkan siaran Euro yang diacak membuat warga perbatasan terpaksa menyaksikan siaran tivi dari Malaysia. “Disini nonton siaran ini Malaysia. Chanel TV Indonesia kan tidak ada. Disini emang dari dulu sudah biasa, lebih cenderung ke Tv Malaysia kalau acaranya diacak, pasti sudah tahu. Oh gampanga saja ada siaran Malaysia kok, dari chanel Malaysiakan dari astro tv3kah,” kata Pak Wahyu.
Warga Sebatik, Nunukan, Wahyu juga bilang warga perbatasan memang tidak kesulitan menangkap siaran tivi dari Malaysia. Namun mereka berharap pemerintah lebih memperhatikan kebutuhan informasi bagi warga di wilayah perbatasan Sebatik.
Sobat Teen, Pulau Sebatik merupakan pulau kecil di sebelah timur Pulau Nunukan, Kalimantan Timur. Pulau Sebatik dibagi dua, yaitu sebelah utara milik Malaysia dan selatan milik Indonesia. (kbr68h/mar-adi)

