Main Teater Yuk, Seru Banget Loh!

Teater anak-anak? Hmmm… kebayang gak sih Sobat Teen, pasti lucu kan yah hehehe? Apalagi kalau yang main adik-adik kita yang masih SD kan? Nah Selasa 15 Mei  lalu, ada pementasan teater anak loh. Salah satu yang beraksi adalah Sanggar Krik Ceria. Mereka ini merupakan salah satu pemenang Festival Teater Anak. Hebat semua yah mereka. Lalu apa sih caranya biar handal kayak mereka? Susah gak sih main teater itu. Kita simak perbincangan Adelina Prabela dari SMA 6, Jakarta Selatan sama Pak Jaka Suyudi yang melatih adik-adik Sobat Teen itu.

Teater tadi bercerita tentang apa sih pak ?

Ceritanya tentang kura-kura sombong, kan kura-kura banyak diambil sama orang gitu kan, makin punahlah kura-kura dan mereka mencari cara agar supaya tidak punah. Salah satu kura-kura yang sombong merasa bisa terbang. Kan dia berteman dengan bangau, kalau bisa terbang kan mereka bisa hijrah dari tangan-tangan yang tidak baik. Begitu si kura-kura sombong itu terbang, dia lupa bahwa dia menggigit ranting dan kiri kanan ranting dibawa bangau. Saking gembiranya kura-kura teriak, ”saya bisa terbang!” dan dia lupa, ranting yang digigitnya terlepas. Akhirnya jatuh. Pesannya, bagaimana kita bisa menjaga lingkungan, bagaimanapun jika punya ide brilian tidak boleh disombongkan, dan bagaimana kita bisa menyelamatkan diri sendiri.

Berapa pemain Pak kira-kira ?

Saya gak ngitung sih ada banyak, kira-kira ada 25an. Ada kelas 6, satu orang baru lulus, yang lainnya kelas 5, kelas 2 dan kelas 1 SD.

Bedanya melatih orang dewasa dan anak kecil apa ?

Beda, kalau orang dewasa kan kita cukup dengan pengertian mereka paham. Kalau anak kecil dengan pengertian agak sulit. Kita juga tidak boleh banyak mencontohkan dari gerak-gerak kita. Dia jadi saya, bukan jadi jiwa anak-anak lagi. Kita harus pancing dengan melihat dan menggali imajinasi.

Susah gak sih pak untuk memancing imajinasi anak-anak ?

Yah sebetulnya gak ada yang gampang yah, tapi kita tetep ajah itukan namanya anak-anak jadi terus belajar untuk bagaimana jalannya. Saya dulu juga sudah beberapa klai melatih teater anak-anak.

Bedanya teater ama film apa pak ?

Yah kalau teater itu secara akustik yah langsung, kalau film ada proses recording (rekaman) yah, segala sesuatu kalau salah bisa diulang-ulang sampai sempurna. Kalau teater kondisi di latihan dengan di pentas bisa beda. Seperti anak-anak ada yang beberapa yang tidak muncul powernya tapi justru di panggung muncul powernya. Biarkan improvisasi.

Teater itu bisa jadi batu loncatan untuk main film gak pak ?

Teater itu sebenarnya saya tidak pernah mengajarkan nanti jadi bintang film yang paling penting adalah proses pembelajaran secara intelektual dan secara kejiwaan. Bagaimana mereka bisa belajar bebas dan bisa berpikir secara lepas tidak merasa takut-takut untuk menunjukkan keberanian dan berani mengeluarkan pendapat dan pikiran.

Untuk Sobat Teen, ada tips tidak supaya bisa jago maen teater ?

Yah seperti kita lulus kan mau belajar. Jadi belajar dan berlatih. Kalau teater tidak sekedar berteori tetapi harus dipraktekkan juga. Ketika dia mempunyai pemikiran tertentu untuk sesuatu dia harus laksanakan. Terutama dalam latihan teater, pelenturan harus setiap hari.

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>